Buku tamu pernikahan
Tamu mengisi buku tamu lewat ponsel dengan pesan, nasihat, dan foto dari hari itu.
Isinya
Semua tamu mengisi kolom yang sama, tanpa percabangan: nama, bagaimana mereka mengenal Anda, pesan, satu nasihat pernikahan, dan foto.
- 1Nama Anda
- 2Bagaimana Anda mengenal kami?KeluargaTemanRekan kerjaSaya datang sebagai pasangan tamu
- 3Pesan Anda
- 4Nasihat terbaik Anda untuk pernikahan yang langgeng
- 5Foto dari hari ini
Supaya semua tamu ikut mengisi
Buku tamu kertas hanya diisi tamu yang lewat di mejanya. Tautan bisa menjangkau semua orang: cetak sebagai kode QR di kartu meja, tampilkan di layar saat resepsi, dan kirim bersama ucapan terima kasih sehari sesudahnya.
Pertanyaan foto inilah alasan utama memilih buku tamu digital. Tamu menambahkan foto Anda berdua yang mereka ambil, dan foto itu masuk tepat di samping pesannya, tidak tercecer di grup chat.
Hanya nama dan pesan yang wajib diisi. Nasihat dan foto tidak wajib, jadi tamu yang hanya punya sepuluh detik di dekat meja minuman pun tetap bisa mengisi.
Sepulang bulan madu, ekspor pesan-pesannya sebagai file CSV untuk dicetak menjadi buku kenangan, atau baca bersama di halaman respons Anda.
Pertanyaan seputar buku tamu pernikahan
Bagaimana tamu mengunggah foto?
Mereka mengetuk kolom foto, lalu ponsel membuka galeri atau kameranya. Fotonya terunggah bersama pesan, tanpa perlu aplikasi atau akun. Setiap pesan hanya bisa disertai satu foto, jadi tamu memilih yang paling mereka suka. Kalau Wi-Fi di lokasi lemah, foto besar butuh waktu lebih lama, dan tamu selalu bisa mengisi keesokan paginya.
Bisakah tamu mengisi setelah pernikahan?
Bisa. Tautannya berfungsi sampai Anda menutup formulir, jadi tamu yang baru teringat sesuatu, atau yang tidak bisa datang, tetap bisa menulis pesan. Banyak pesan paling hangat justru datang setelah tamu melihat-lihat foto mereka sendiri. Biarkan terbuka dua atau tiga minggu, lalu tutup sebelum Anda mencetak bukunya, supaya tidak ada pesan yang masuk setelah halamannya disusun.
Bisakah foto dibuat wajib?
Bisa. Di formulir Anda sendiri, buka pertanyaan foto dan aktifkan Wajib. Kebanyakan pasangan membiarkannya tidak wajib, supaya tidak ada pesan yang batal dikirim hanya karena tamu tidak punya foto. Kalau Anda ingin banyak foto, kirim juga formulir unggah foto pernikahan, karena formulir itu menerima beberapa foto per tamu, sementara buku tamu tetap khusus untuk kata-kata.











