Kuesioner teman sekamar
Mahasiswa menjawab pertanyaan soal kebiasaan sehari-hari, jadi pengelola asrama atau perkemahan bisa memasangkan teman sekamar yang cocok.
Isinya
Mahasiswa yang sudah punya calon teman sekamar menyebut namanya, dan yang lain dicocokkan berdasarkan empat kebiasaan yang paling sering memicu masalah antarteman sekamar.
- 1Nama kamu
- 2Email
- 3Jam tidur biasanyaSebelum pukul 23.00Pukul 23.00 sampai 01.00Setelah pukul 01.00
- 4Seberapa rapi kamu?
- 5Suara saat belajarHeningSedikit musikApa saja boleh
- 6Teman yang berkunjungJarangKadang-kadangSering
- 7Sudah punya calon teman sekamar?Belum, carikan sajaSudah
- 8Nama dan emailnyaHanya jika jawaban “Sudah punya calon teman sekamar?” adalah Sudah
Mencocokkan dari empat jawaban
Jam tidur dan kerapian paling sering memicu konflik antarteman sekamar. Urutkan hasil ekspor menurut jam tidur lebih dulu, lalu pasangkan yang selisih kerapiannya paling banyak satu poin.
Dahulukan permintaan yang saling menyebut. Dua mahasiswa yang saling menyebut nama ditempatkan bersama, sedangkan permintaan sepihak ikut pencocokan biasa.
Kirim formulirnya empat sampai enam minggu sebelum masuk asrama dan tutup dua minggu sebelumnya, supaya ada waktu untuk memasangkan dan memberi tahu semua orang lewat email.
Pertanyaan seputar kuesioner teman sekamar
Bisakah dipakai untuk perkemahan atau study tour?
Bisa. Ubah pembuka dan opsi jam tidur agar sesuai, misalnya lampu dimatikan pukul 22.00. Kerapian dan suara juga penting di kamar perkemahan. Pertanyaan soal tamu kurang relevan saat perjalanan, jadi ganti dengan yang lebih penting, seperti apakah seseorang mendengkur atau butuh lampu tidur. Tutup formulir seminggu sebelum keberangkatan, supaya pendamping menerima daftar kamar tepat waktu.
Siapa yang melihat jawabannya?
Hanya orang yang punya akses ke respons formulir Anda. Sebutkan siapa mereka di pembuka, seperti yang dilakukan template ini, supaya mahasiswa menjawab dengan jujur. Minta mahasiswa menyampaikan kebutuhan kesehatan atau aksesibilitas langsung ke kantor asrama, bukan lewat formulir ini. Kalau Anda membagikan hasil ekspor ke staf mahasiswa, hapus kolom email lebih dulu.
Bisakah saya menambahkan pertanyaan jenis kelamin atau angkatan?
Bisa. Kebanyakan pengelola asrama mencocokkan dalam satu lantai atau satu angkatan. Tambahkan dropdown dengan opsi Anda sendiri di editor. Jadikan wajib, karena mahasiswa yang tidak menjawab tidak bisa ditempatkan di kelompok mana pun. Urutkan hasil ekspor menurut kolom itu sebelum mengurutkan menurut jam tidur, supaya setiap pasangan tetap berada di kelompok yang tepat.











